19 Januari 2010

How I Met Your Mother

Cerita dimulai di New York City (NYC) pada tahun 2030 ketika seorang ayah bernama Ted Mosby berkisah kepada kedua anaknya Luke dan Leia tentang bagaimana dia bisa sampai bertemu dengan ibu mereka.

Kemudian cerita mundur ke tahun 2005, ketika Ted masih berumur 27 tahun, tepatnya saat kedua sahabatnya sejak bangku kuliah, Marshall Eriksen dan Lily Aldrin, bertunangan. Kejadian ini membuat Ted tersadar dan keluar dari zona nyamannya. Disaat ia sedang merintis karir sebagai seorang arsitek, ia mulai memikirkan kehidupan percintaannya yang sejauh ini, selalu gagal. Malam itu, sementara dua sahabatnya mengambil langkah besar dalam kehidupannya, Ted terusik dengan pertanyaan di benaknya sendiri "Aku sedang apa malam ini?" Sejak hari itu lah, pencarian dimulai.

Dan hingga saya nonton sampai Season 5 (satu season terdiri dari 20 episode), belum terlihat tanda-tanda bahwa Si Ted akan bertemu dengan Si Ibu. Beberapa episode merupakan clue penting yang merupakan cerita bagaimana kisah hidup Ted yang mengarah untuk bertemu Si Ibu. Tapi sebagian besar episode adalah hal-hal konyol yang dilakukan rombongan sahabat ini dalam kehidupan sehari-hari mereka di NYC.

Ted, seorang yang mulai bekerja di sebuah firma arsitektur, selalu merencanakan segala sesuatu secara detail, suka mikir terlalu panjang, perfeksionis, hobi mengoreksi kesalahan orang lain. Marshall adalah seorang mahasiswa S2 fakultas hukum yang lugu dan memiliki hobi-hobi yang ajaib. Lily adalah lulusan jurusan kesenian namun bekerja sebagai guru TK, manipulator handal tapi memiliki musuh besar bernama kartu kredit dan juga tidak pernah bisa menjaga rahasia. Robin, seorang reporter muda yang ambisius sehingga hampir tidak pernah suka akan komitmen dalam suatu hubungan, dan...

Playboy kaya tapi mesum bernama Barney yang...hmmm...he's the dumbest single person alive on earth, yeah, he's a womanizer. Hingga lebih satu season tidak diketahui dia bekerja dimana dan sebagai apa. Saat ditanya pun dia selalu mengelak. Dia memiliki banyak trik untuk 'memancing' perempuan jatuh ke dalam pelukannya dan keesokan hari nggak pernah dihubunginya lagi. Trik tersebut mulai dari yang impossible sampai ke yang masuk akal bisa diterapkan.

Meski konyol, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kehidupan mereka. Kisahnya benar-benar kisah sehari-hari yang kita pun kadang juga mengalami atau merasakannya. Dagelan-dagelannya adalah perpaduan antara lawakan cerdas dan slapstick. Kadang bisa langsung ketawa, kadang perlu mikir dulu dimana lucunya (karena perbedaan budaya, kebanyakan sih perlu mikir dulu dimana lucunya).



Sitcom
How I Met Your Mother adalah salah satu komedi situasi terbaru di AS menyusul sukses komedi-komedi situasi sebelumnya, salah satunya FRIENDS. Jika kamu dulu penggemar FRIENDS, menurut saya sebetulnya HIMYM adalah metamorfosis dari FRIENDS. Lawakan-lawakan segar banyak mengikuti pola terdahulu, hanya saja, kali ini lawakannya lebih up-to-date karena mengambil setting tahun 2005 ke bawah. Ted Mosby mengingatkan kita pada Dr. Ross Gellar. Pasangan Marshall dan Lily adalah versi baru dari pasangan Chandler Bing dan Monica. Khusus tokoh konyolnya, Barney Stinson adalah perpaduan antara Joey Tribbiani dan Pheebe. Hanya saja, jika dulu Joey dan Pheebe terkenal karena kebodohannya, Barney justru sebaliknya. Kekonyolan-kekonyolan yang terjadi disebabkan karena dia terlalu "pintar". FRIENDS dan HIMYM sama-sama menceritakan tentang persahabatan sebuah geng dan hal-hal bodoh yang mereka lakukan di NYC. Perbedaanya, pada HIMYM, cerita persahabatan tersebut dibalut dengan sangat apik oleh seutas benang merah cerita bagaimana si Ted Mosby menemukan pasangan hidupnya. Gara-gara HIMYM, sekali lagi, menurutku FRIENDS menjadi out-of-date dan nggak lucu lagi. Hehehe.


Hal-Hal Menarik
HIMYM terinspirasi dari kisah nyata penulisnya, Carter Bays dan Craig Thomas & istrinya, tentang kehidupan mereka bertiga di NYC. Dalam hal ini Ted Mosby adalah Bays itu sendiri, sementara Thomas dan istrinya adalah Marshall dan Lily. Tempat mereka selalu nongkrong yaitu Bar Mclaren dalam dunia nyatanya adalah sebuah bar bernama McGee's. Seorang bartender di dalam cerita bernama Carl, yang merupakan nama asisten Bays bernama Carl Mclaren.

Karena ceritanya Si Bapak berkisah, maka narasi diucapkan dalam Past Tense, yang kemudian dilanjutkan dengan flashback ke periode waktu yang bersangkutan. Perpaduan antara narasi di masa kini dan cerita di masa lampau menjadi kelucuan tersendiri. Kadang kala ada hal-hal yang nggak bisa diceritakan Ted ke anak-anaknya yaitu ketika di masa kuliah dulu Ted dan Marshall mengisap ganja, maka saat bernarasi Ted mengganti kata ganja dengan sandwich. Di scene masa lampaunya, sandwich tersebut benar-benar dimatikan ke dalam sebuah asbak, seolah-olah itu adalah rokok ganja. Hahaha.

Lagu tema dari sitkom ini adalah Hey Beautiful!, dari grup band The Solids, dimana Carter Bays dan Craig Thomas merupakan bagian dari personil band tersebut. Lagu-lagu latar di tiap episode juga bagus-bagus. Sebagian lagu sudah dikenal namun sebagian lagi benar-benar lagu yang asing, sepertinya mereka kebanyakan band-band indie AS, sebagaimana The Solids itu sendiri.

Cerita di dalam tiap episode saling berkaitan. Meski dengan menontonnya secara acak dari episode mana saja nggak masalah (karena nggak mempengaruhi tingkat kelucuan), ada bonus tersendiri bagi kamu yang menontonnya secara teratur per episode. Kadang-kadang sebuah episode merupakan jawaban dari episode yang lain yang masih menyisakan misteri.

HIMYM memiliki hubungan interaktif yang sangat dekat dengan pemirsanya, banyak hal-hal yang terjadi di film benar-benar ada di dunia nyata. Ya, teknologi internet dan blogging memungkinkan hal tersebut. Misalnya, Barney adalah seorang blogger. Maka blognya benar-benar dibuat di dunia nyata, bisa dilihat di SINI. Ketika kuliah, Ted Mosby pernah menjadi penyiar gelap di kampusnya. Tema radionya mengangkat isu-isu sensitif di kampus. Dia menamakan dirinya Dr.X, situsnya bisa dilihat di SINI. Pernah suatu kali Barney menyamar jadi Ted dan melakukan aksinya terhadap seorang gadis. Setelah mendapatkan yang ia inginkan, Barney pun kabur tanpa pernah menghubungi lagi. Si gadis yang kesal menumpahkan kekesalannya dalam sebuah blog yang menghujat habis-habisan Ted Mosby. Bisa dicek di SINI. Ada lagi portofolio Barney yang ia buat dalam bentuk video dan online. Jadi perusahaannya tinggal ngecek ke situs INI. Hahaha. Video resume yang aneh. Barney selalu hadir dengan teori-teori konyolnya tentang persahabatan. Dia memiliki kitab suci tersendiri bernama The Bro Code yang bisa dilihat di SINI. Dan masih banyak lagi website yang dibuat untuk menunjang cerita. Intinya, Bays dan Thomas niat banget deh menggarap komedi ini.

Yang paling menarik dari HIMYM, tentu saja, kita bisa belajar kehidupan persahabatan dan percintaan dengan cara yang paling menyenangkan, yaitu ngakak-ngakak gak keruan. I think Barney has stolen Ted's show, dia yang paling banyak ngebuat ketawa. Last but not least, nonton HIMYM harus cukup umur. Bila dikontrol dengan baik ini bisa jadi tontonan yang menyenangkan, tapi bila masih labil, dikhawatirkan banyak anak gadis yang hamil diluar nikah gara-gara niru gaya hidup orang-orang aneh di komedi situasi ini. Haha.



Cast

Josh Radnor sebagai Ted Mosby.

Jason Segel sebagai Marshall Eriksen.

Alyson Hannigan sebagai Lily Aldrin.

Cobie Smulder sebagai Robin Scherbatsky.

Neil Patrick Harris sebagai Barney Stinson.

Bob Saget sebagai Pengisi Suara Ted Tua.

Mau nonton episode pertamanya? Klik di SINI.


Review Para Blogger

Bisa dibaca di SINI, di SINI, di SINI, dan yang paling bagus di SINI.


Download

Kalo mau download semua seasonnya ada info linknya di SINI dan di SINI.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar